
“Tidak ada karya bakti umat beriman yang lebih berkenan kepada Tuhan daripada yang ditujukan kepada kaum miskin” (St. Leo Agung)
BACAAN INJIL
Yehezkiel 47:1-12
Yesus
menyembuhkan orang yang sudah tiga puluh delapan tahun sakit lumpuh pada hari
Sabat. Setelah tahu bahwa Yesus yang menyembuhkannya, ia beritakan kepada orang
Yahudi bahwa Yesuslah yang menyembuhkan dia.
47:1 Kemudian ia membawa aku kembali ke
pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air b keluar dari bawah ambang pintu Bait
Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur;
dan air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci 1 itu, sebelah selatan mezbah. c 47:2 Lalu diiringnya aku ke luar melalui
pintu gerbang utarad dan dibawanya aku berkeliling dari
luar menuju pintu gerbang luar yang menghadap ke timur, sungguh, air itu
membual dari sebelah selatan. 47:3 Sedang orang itu pergi ke arah timur
dan memegang tali pengukur e di tangannya, ia mengukur seribu hasta
dan menyuruh aku masuk dalam air itu, maka dalamnya sampai di pergelangan kaki. 47:4 Ia mengukur seribu hasta lagi dan
menyuruh aku masuk sekali lagi dalam air itu, sekarang sudah sampai di lutut;
kemudian ia mengukur seribu hasta lagi dan menyuruh aku ketiga kalinya masuk ke
dalam air itu, sekarang sudah sampai di pinggang. 47:5 Sekali lagi ia mengukur seribu hasta
lagi, sekarang air itu sudah menjadi sungai, f di mana aku tidak dapat berjalan lagi,
sebab air itu sudah meninggi sehingga orang dapat berenang, suatu sungai yang
tidak dapat diseberangi g lagi. 47:6 Lalu ia berkata kepadaku:
"Sudahkah engkau lihat, hai anak manusia?" Kemudian ia membawa aku
kembali menyusur tepi sungai. 47:7 Dalam perjalanan pulang, sungguh,
sepanjang tepi sungai h itu ada amat banyak pohon, di sebelah
sini dan di sebelah sana.47:8 Ia berkata kepadaku: "Sungai ini
mengalir menuju wilayah timur, dan menurun ke Araba-Yordan, i dan bermuara di Laut Asin, air yang
mengandung banyak garam dan air itu menjadi tawar, j 47:9 sehingga ke mana saja sungai itu
mengalir, segala makhluk hidup yang berkeriapan di sana akan hidup. Ikan-ikan
akan menjadi sangat banyak, sebab ke mana saja air itu sampai, air laut di situ
menjadi tawar dan ke mana saja sungai itu mengalir, semuanya di sana hidup. k 47:10 Maka penangkap-penangkap ikan l penuh sepanjang tepinya mulai dari
En-Gedi m sampai En-Eglaim; daerah itu menjadi
penjemuran pukat n dan di sungai itu ada berjenis-jenis o ikan, seperti ikan-ikan di laut besar, p sangat banyak.47:11 Tetapi rawa-rawanya dan paya-payanya
tidak menjadi tawar, itu menjadi tempat mengambil garam. q 47:12 Pada kedua tepi sungai r itu tumbuh bermacam-macam pohon
buah-buahan, yang daunnya tidak layu dan buahnya s tidak habis-habis; tiap bulan ada lagi
buahnya yang baru, sebab pohon-pohon itu mendapat air dari tempat kudus t itu. Buahnya menjadi makanan dan
daunnya menjadi obat. u "
Renungan
Air membawa kesuburan, menumbuhkan tetumbuhan.
Air juga menyegarkan mereka yang kehausan. Air memberi ketenangan kepada setiap
orang. Yesus, Air Hidup, memberi pengampunan dan keselamatan. Sudahkah kita
meneguk Air Hidup yang ditawarkan-Nya ? Tanpa Air Hidup ini kita akan mengalami
kekeringan dan akhirnya mati. Tetapi dengan-Nya kita terus bertumbuh hingga
menghasilkan buah dalam berbagai keutamaan Kristiani. Dengan-Nya pula, orang
yang sakit beroleh kesembuhan. Kisah Injil hari ini adalah salah satu
contohnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar