Selasa, 28 Maret 2017

Bacaan Kitab Suci Pekan IV Prapaskah (28 Maret 2017)



“Tidak ada karya bakti umat beriman yang lebih berkenan kepada Tuhan daripada yang ditujukan kepada kaum miskin” (St. Leo Agung)

BACAAN INJIL

Yehezkiel 47:1-12

Yesus menyembuhkan orang yang sudah tiga puluh delapan tahun sakit lumpuh pada hari Sabat. Setelah tahu bahwa Yesus yang menyembuhkannya, ia beritakan kepada orang Yahudi bahwa Yesuslah yang menyembuhkan dia.

47:1 Kemudian ia membawa aku kembali ke pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air b  keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur; dan air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci 1  itu, sebelah selatan mezbah. c  47:2 Lalu diiringnya aku ke luar melalui pintu gerbang utarad  dan dibawanya aku berkeliling dari luar menuju pintu gerbang luar yang menghadap ke timur, sungguh, air itu membual dari sebelah selatan. 47:3 Sedang orang itu pergi ke arah timur dan memegang tali pengukur e  di tangannya, ia mengukur seribu hasta dan menyuruh aku masuk dalam air itu, maka dalamnya sampai di pergelangan kaki. 47:4 Ia mengukur seribu hasta lagi dan menyuruh aku masuk sekali lagi dalam air itu, sekarang sudah sampai di lutut; kemudian ia mengukur seribu hasta lagi dan menyuruh aku ketiga kalinya masuk ke dalam air itu, sekarang sudah sampai di pinggang. 47:5 Sekali lagi ia mengukur seribu hasta lagi, sekarang air itu sudah menjadi sungai, f  di mana aku tidak dapat berjalan lagi, sebab air itu sudah meninggi sehingga orang dapat berenang, suatu sungai yang tidak dapat diseberangi g  lagi. 47:6 Lalu ia berkata kepadaku: "Sudahkah engkau lihat, hai anak manusia?" Kemudian ia membawa aku kembali menyusur tepi sungai. 47:7 Dalam perjalanan pulang, sungguh, sepanjang tepi sungai h  itu ada amat banyak pohon, di sebelah sini dan di sebelah sana.47:8 Ia berkata kepadaku: "Sungai ini mengalir menuju wilayah timur, dan menurun ke Araba-Yordan, i  dan bermuara di Laut Asin, air yang mengandung banyak garam dan air itu menjadi tawar, j  47:9 sehingga ke mana saja sungai itu mengalir, segala makhluk hidup yang berkeriapan di sana akan hidup. Ikan-ikan akan menjadi sangat banyak, sebab ke mana saja air itu sampai, air laut di situ menjadi tawar dan ke mana saja sungai itu mengalir, semuanya di sana hidup. k 47:10 Maka penangkap-penangkap ikan l  penuh sepanjang tepinya mulai dari En-Gedi m  sampai En-Eglaim; daerah itu menjadi penjemuran pukat n  dan di sungai itu ada berjenis-jenis o  ikan, seperti ikan-ikan di laut besar, p  sangat banyak.47:11 Tetapi rawa-rawanya dan paya-payanya tidak menjadi tawar, itu menjadi tempat mengambil garam. q  47:12 Pada kedua tepi sungai r  itu tumbuh bermacam-macam pohon buah-buahan, yang daunnya tidak layu dan buahnya s  tidak habis-habis; tiap bulan ada lagi buahnya yang baru, sebab pohon-pohon itu mendapat air dari tempat kudus t  itu. Buahnya menjadi makanan dan daunnya menjadi obat. u "

Renungan
Air membawa kesuburan, menumbuhkan tetumbuhan. Air juga menyegarkan mereka yang kehausan. Air memberi ketenangan kepada setiap orang. Yesus, Air Hidup, memberi pengampunan dan keselamatan. Sudahkah kita meneguk Air Hidup yang ditawarkan-Nya ? Tanpa Air Hidup ini kita akan mengalami kekeringan dan akhirnya mati. Tetapi dengan-Nya kita terus bertumbuh hingga menghasilkan buah dalam berbagai keutamaan Kristiani. Dengan-Nya pula, orang yang sakit beroleh kesembuhan. Kisah Injil hari ini adalah salah satu contohnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rapat membahas Next Touring