“Allah tidak pernah lelah mengampuni
kita; kita adalah orang-orang yang lelah mencari belas kasih-Nya” (Paus
Fransiskus)
BACAAN INJIL
Lukas 12:28-34
Setelah
membenarkan jawaban Yesus bahwa perintah yang paling utama ialah mengasihi
Allah dengan segenap hati dan mengasihi sesama seperti diri sendiri, ahli
Taurat itu menambahkan bahwa lebih utama dari semua kurban bakar dan
persembahan. Dengan jawaban itu, Yesus memuji dia karena dia tidak jauh lagi
dari Kerajaan Allah.
12:28 Lalu seorang ahli Taurat, l yang mendengar Yesus dan orang-orang
Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada
orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: "Hukum manakah yang
paling utama?" 12:29 Jawab Yesus: "Hukum yang
terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. 12:30 Kasihilah Tuhan,
Allahmu 4 ,
dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu
dan dengan segenap kekuatanmu. m 12:31 Dan hukum yang kedua
ialah: Kasihilah sesamamu manusia 5 seperti dirimu
sendiri. n Tidak ada hukum lain
yang lebih utama dari pada kedua hukum ini." 12:32 Lalu kata ahli Taurat itu kepada
Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa
tidak ada yang lain kecuali Dia. o 12:33 Memang mengasihi Dia dengan segenap
hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga
mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada
semua korban bakaran dan korban sembelihan. p " 12:34 Yesus melihat, bagaimana bijaksananya
jawab orang itu, dan Ia berkata kepadanya: "Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah! q " Dan seorangpun tidak berani lagi
menanyakan r sesuatu kepada Yesus.
Renungan
Berbuat salah adalah bagian dari hidup manusia.
Bertobat adalah ungkapan sesal akan kesalahan yang telah dilakukannya. Mendapat
pengampunan adalah hak manusia yang meminta kepada Allah yang Maharahim dan mencintai-Nya.
Mencintai Allah berarti menyadari bahwa Allah telah lebih dahulu mencintainya.
Jika kita telah dimampukan untuk mengasihi, baik kepada Allah maupun kepada
sesama, mengapa kita tidak melakukannya ? Jangan sia-siakan kasih Allah itu !

Tidak ada komentar:
Posting Komentar